| Call Number | SK-2704 (softcopy SK-2185) |
| Collection Type | Skripsi |
| Title | Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Niat Pembelian Pengguna Impulsif pada TikTok Shop dengan Pendekatan Signaling Theory |
| Author | Aulia Satrio Wijoyo, Muhammad Satria Ramadhan, Syarief Ahmad Al Muhajir; |
| Publisher | Depok: Fasilkom UI, 2026 |
| Subject | Social Commerce |
| Location | FASILKOM-UI; |
| Nomor Panggil | ID Koleksi | Status |
|---|---|---|
| SK-2704 (softcopy SK-2185) | TERSEDIA |
Nama : Aulia Satrio Wijoyo, Muhammad Satria Ramadhan, Syarief Ahmad Al Muhajir Program Studi : Sistem Informasi Judul : Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Niat Pembelian Pengguna Impulsif pada TikTok Shop dengan Pendekatan Signaling Theory Pembimbing : Prof. Dr. Putu Wuri Handayani, S.Kom., M.Sc., Dr. Nabila Clydea Harahap, S.Kom., M.Kom. Fenomena pembelian impulsif berkembang menjadi fenomena global dalam ekosistem e-commerce, yang tercermin dari 40% hingga 80% pembelian e-commerce bersifat tidak terencana. Fenomena pembelian impulsif ini juga telah menjadi evolusi perilaku konsumsi dalam aktivitas belanja online masyarakat Indonesia. TikTok Shop muncul sebagai platform social commerce yang paling banyak digunakan oleh konsumen Indonesia. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor apa saja yang dapat memengaruhi niat pengguna dalam pembelian secara impulsif di TikTok Shop di Indonesia dengan pendekatan signaling theory guna memahami bagaimana sinyal-sinyal yang berasal dari penjual, konsumen, dan produk dapat memengaruhi niat pengguna untuk membeli suatu produk secara spontan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang diisi oleh 470 responden dan melalui wawancara dengan tiga puluh responden. Pengolahan data kuantitatif menggunakan metode covariance-based structural equation modeling, sedangkan pengolahan data kualitatif menggunakan metode content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor popularitas penjual tidak berpengaruh terhadap trust in seller, sementara faktor seller reputation, number of positive comments, return policy leniency, dan information quality berpengaruh terhadap trust in seller. Selanjutnya, faktor vicarious expression dan aesthetic appeal terbukti meningkatkan product affection. Selain itu, trust in seller dan product affection berpengaruh dalam memicu urge to buy impulsively, tapi tidak dengan faktor information quality yang tidak berpengaruh dalam memicu urge to buy impulsively. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dengan memberikan pemahaman mengenai mekanisme pembentukan niat pembelian impulsif dalam konteks social commerce. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan panduan untuk penjual social commerce di Indonesia, khususnya TikTok Shop untuk meningkatkan penjualannya.