| Call Number | KA-2093 (Softcopy KA-2079) MAK PI-1728 |
| Collection Type | Karya Akhir (KA) |
| Title | Penyusunan Rencana Strategi TI menggunakan TOGAF ADM Studi Kasus Proyek M4CR Loan |
| Author | Putu Raditya Astika Putra; |
| Publisher | Jakarta : Program Studi Magister Teknologi Informasi Fasilkom UI, 2026 |
| Subject | Strategi TI |
| Location | FASILKOM-UI-MTI; |
| Nomor Panggil | ID Koleksi | Status |
|---|---|---|
| KA-2093 (Softcopy KA-2079) MAK PI-1728 | Indonesia | TERSEDIA |
Proyek Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) merupakan inisiatif rehabilitasi mangrove berskala nasional yang didukung pinjaman Bank Dunia senilai USD 400 juta. Mekanisme pencairan berbasis Performance-Based Conditions (PBC) mensyaratkan sistem informasi yang andal dan terintegrasi sebagai prasyarat verifikasi kinerja. Tantangan ini semakin kompleks dengan adanya restrukturisasi kelembagaan pascapembubaran BRGM pada tahun 2024 dan fragmentasi sistem informasi yang berkembang tanpa kerangka tata kelola yang terencana. Penelitian ini bertujuan merancang Rencana Strategi Teknologi Informasi (RSTI) untuk Proyek M4CR Loan menggunakan kerangka kerja TOGAF Architecture Development Method (ADM) sebagai landasan arsitektur enterprise. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif yang mengombinasikan studi kasus dan penelitian tindakan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tiga narasumber kunci, yaitu PPK, Tenaga Ahli IT, dan Asisten IT, serta kajian dokumen strategis proyek. TOGAF ADM diterapkan dari Preliminary Phase hingga Migration Planning (Phase E–F), dengan ArchiMate 3.2 sebagai notasi pemodelan. Hasil penelitian mencakup empat luaran utama: pertama, transformasi arsitektur bisnis dari empat proses sekuensial menjadi tiga fungsi bisnis adaptif yang beroperasi secara konkuren selaras dengan persyaratan verifikasi PBC; kedua, arsitektur sistem informasi terintegrasi yang terdiri dari lima modul (SI_DMPM, SI_KONTRAK, SI_OPERASIONAL, SI_EKSEKUTIF, SI_PENGETAHUAN) dilengkapi Matriks CRUD dan konfigurasi Role-Based Access Control (RBAC) dengan 16 kelompok peran; ketiga, arsitektur teknologi yang mewujudkan kedaulatan data melalui infrastruktur server internal berbasis PostgreSQL/PostGIS dan GeoServer; dan keempat, peta jalan implementasi empat fase (2026–2027) dalam cakrawala strategis 2026–2030 yang dirancang meningkatkan tingkat kematangan tata kelola TIK dari Level 1 (Ad-hoc) menuju Level 3 (Defined) dalam kerangka CMMI. RSTI yang dihasilkan berfungsi sebagai instrumen tata kelola yang menjamin kesinambungan pengelolaan TIK lintas transisi kelembagaan menuju PDASRH.