| Call Number | T-1483 (softcopy T-1192) MAK PI-283 |
| Collection Type | Tesis |
| Title | Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 2019 untuk Domain Build, Acquire, Implement (BAI) pada Direktorat Transformasi Digital Universitas Indonesia |
| Author | Poppy Buana Mega Putri; |
| Publisher | Jakarta : Program Studi Magister Teknologi Informasi Fasilkom UI, 2026 |
| Subject | Evaluasi Tata Kelola TI |
| Location | FASILKOM-UI; |
| Nomor Panggil | ID Koleksi | Status |
|---|---|---|
| T-1483 (softcopy T-1192) MAK PI-283 | TERSEDIA |
Universitas Indonesia (UI) tengah menavigasi era transformasi digital, namun struktur tata kelola Teknologi Informasi (TI) saat ini belum sepenuhnya adaptif. Direktorat Transformasi Digital (DTD) UI selaku pihak yang bertanggungjawab atas transformasi digital menghadapi kendala dalam memetakan strategi yang efektif akibat tiadanya evaluasi tingkat kapabilitas TI. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kapabilitas saat ini serta mengusulkan perbaikan strategis di DTD UI menggunakan kerangka kerja COBIT 2019, dengan fokus pada domain Build, Acquire, and Implement (BAI). Pendekatan kualitatif diterapkan melalui wawancara semi-terstruktur dan tinjauan dokumen bersama lima pemangku kepentingan. Analisis terhadap 11 proses BAI menunjukkan bahwa lima proses (Managed Requirements Definition (BAI02), Managed Solutions Identification and Build (BAI03), Managed Organizational Change (BAI05), Managed Knowledge (BAI08), Managed Projects (BAI11)) telah mencapai target Level 3 (Defined). Namun, enam proses lainnya masih tertinggal: Managed Program (BAI01), Managed IT Changes (BAI06), Managed IT Change Acceptance and Transitioning (BAI07), Managed Assets (BAI09) berada pada Level 2 (Managed), sementara Managed Availability and Capacity (BAI04) dan Managed Configuration (BAI10) masih berada di Level 1 (Initial). Ketiadaan standardisasi formal dan dokumentasi sistematis menjadi kendala utama pada proses yang berkinerja rendah, menciptakan kerentanan struktural yang berisiko menghambat ambisi digital UI. Sebagai solusi, penelitian ini memberikan serangkaian rekomendasi berbasis standar internasional seperti ISO, ITIL, NIST, dan PMBOK untuk menaikkan kapabilitas proses ke Level 3 (Defined). Secara keseluruhan, studi ini berkontribusi praktis dalam mempercepat pencapaian target kapabilitas proses DTD UI yang andal, sekaligus memperkaya literatur tata kelola TI mengenai pentingnya pelembagaan dokumen formal dan metodologi evaluasi.