ABSTRAK

Sejak 2003, Indonesian Basketball League (IBL) adalah kompetisi basket profesional level tertinggi di Indonesia. Perkembangan IBL tidak berjalan sesuai harapan dan terancam bubar pada 2009. PT DBL Indonesia tampil sebagai pengelola liga yang baru setelah sukses mengelola liga basket pelajar terbesar di Indonesia. Pada 2010, IBL berubah nama menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia. Sejumlah usaha dilakukan untuk mencoba meningkatkan kualitas pengelolaan liga agar dapat menarik penggemar. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penerapan Social CRM yang sesuai bagi pengelolaan liga basket profesional di Indonesia. Kerangka kerja Business Practices of Social CRM digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisa area social customer insights, marketing, sales, service and support, innovation, collaboration, dan customer experiences. Penerapan kerangka kerja tersebut disesuaikan dengan prioritas aktivitas bisnis organisasi dan tingkat kesiapan teknologi yang tersedia saat ini. Hasil analisa strategi Social CRM selanjutnya dipetakan terhadap faktor kesuksesan masing-masing area dengan menggunakan analisa Critical Success Factors (CSF). Analisa CSF juga digunakan sebagai dasar pengukuran keberhasilan penerapan Social CRM. Penelitian ini menghasilkan 11 praktik bisnis dari 5 kategori penerapan Social CRM sebagai prioritas utama organisasi.