ABSTRAK
PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) merupakan salah satu anak perusahaan PT PLN
(Persero) berdiri sejak tahun 2001. Sebagai “ICT Enabler of PLN”, ICON+ memberikan
berbagai solusi aplikasi untuk menunjang integrasi proses bisnis PLN. Namun dalam
proses pengembangan solusi perangkat lunak tersebut masih ditemukan banyak
permasalahan, yaitu pengembangan perangkat lunak tidak selesai sesuai jadwal dan
ditemukan beragamnya proses kerja yang dilakukan antar tim. Untuk mengatasi
permasalahan ini dibutuhkan suatu langkah perbaikan proses pengembangan perangkat
lunak. Untuk meningkatkan proses pengembangan perangkat lunak, langkah awal yang
harus dilakukan adalah dengan mengetahui tingkat kapabilitas proses pengembangan
perangkat lunak saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kapabilitas
proses pengembangan perangkat lunak di ICON+. Kerangka kerja CMMI-Dev digunakan
sebagai rujukan dalam mengukur tingkat kapabilitas proses pengembangan perangkat
lunak. Penilaian yang dilakukan akan berdasarkan Standard CMMI Appraisal Method for
Process Improvement (SCAMPI). Ruang lingkup pada penelitian ini dibatasi pada
evaluasi tingkat kapabilitas proses pengembangan perangkat lunak yang dilakukan oleh
bidang Solusi TI dan Implementasi. Hasil dari 6 proses area project dan product roadmap
yang dinilai, bidang Solusi TI & Implementasi memenuhi 25 dari 48 specific practice
yang dinyatakan tidak memiliki kelemahan signifikan, sehingga dapat disimpulkan
bahwa bidang Solusi TI & Implementasi belum mencapai kapabilitas tingkat 1.
|