ABSTRAK
ABSTRAK
Nama : Muhamad Adhytia Wana Putra Rahmadhan
Program Studi : Magister Ilmu Komputer
Judul : Immunization Information System Terintegrasi di
Indonesia: Tantangan, Arsitektur, dan High-Fidelity
Prototype
Pembimbing : Dr. Putu Wuri Handayani, S.Kom., M.Sc.
Imunisasi diketahui mampu mencegah 4-5 juta kematian di seluruh dunia setiap
tahunnya. Seiring meningkatnya pencatatan imunisasi, muncul permasalahan
terhadap catatan imunisasi yang terfragmentasi, terlebih karena pencatatan
imunisasi di mayoritas negara berkembang, termasuk Indonesia, masih
menggunakan media kertas. Implementasi immunization information system (IIS)
dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pada negara-negara
maju, implementasi IIS telah dilaksanakan secara luas, tetapi sistem ini belum
diimplementasikan di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Penelitian
ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan yang dihadapi oleh negara yang telah
mengimplementasikan IIS dan menggunakan solusi dari tantangan tersebut untuk
merancang arsitektur IIS terintegrasi dan prototipe aplikasi IIS di Indonesia
menggunakan metodologi design science research (DSR). Tantangan implementasi
dan kebutuhan fungsionalitas IIS diperoleh melalui kegiatan Systematic Literature
Review (SLR) yang kemudian divalidasi melalui wawancara terhadap 6 tenaga
kesehatan dan 9 masyarakat umum serta dianalisis menggunakan teknik content
analysis. Hasil analisis menghasilkan 10 tantangan yang kemudian dikelompokkan
menjadi 3 tema besar, yaitu people, process, dan technology. Arsitektur yang
dirancang merupakan arsitektur sistem informasi yang mengacu pada The Open
Group Architecture Framework (TOGAF) 10 yang terdiri dari visi arsitektur,
arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur aplikasi, dan arsitektur teknologi. Hasil
rancangan arsitektur selanjutnya menjadi masukan untuk merancang prototipe IIS
terintegrasi. Prototipe yang dihasilkan berbentuk high fidelity prototype yang
mengacu pada eight golden rules. Evaluasi prototipe dilakukan melalui wawancara
dan penyebaran kuesioner yang disusun menurut pendekatan SUS dan PSSUQ.
Hasil evaluasi nilai SUS yang diperoleh adalah 72,5 atau “Good (Acceptable)”,
sedangkan nilai system usefulness, information quality, interface quality dan overall
dari PSSUQ adalah 2,65, 2,94, 2,48, dan 2,71, yang menandakan bahwa rancangan
telah dibuat dengan baik. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis
mengenai implementasi IIS di negara berkembang dan menjadi panduan pada
fasilitas kesehatan, regulator kesehatan, dan pengembang aplikasi kesehatan untuk
mewujudkan IIS yang terintegrasi di Indonesia.
Kata Kunci: Arsitektur, design science research, high fidelity prototype,
immunization information system, tantangan.
|