Library Automation and Digital Archive
LONTAR
Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Indonesia

Pencarian Sederhana

Find Similar Add to Favorite

Call Number T-990 Softcopy T-699 Source code T-143
Collection Type Tesis
Title Arsitektur pertukaran data menggunakan multi-protokol dalam lingkungan heterogen
Author Harini Yaniar;
Publisher Depok: Fasilkom UI, 2012
Subject
Location FASILKOM-UI;
Lokasi : Perpustakaan Fakultas Ilmu Komputer
Nomor Panggil ID Koleksi Status
T-990 Softcopy T-699 Source code T-143 TERSEDIA
Tidak ada review pada koleksi ini: 37770
ABSTRAK

Berdasarkan data dari PNRI (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) terdapat sekitar 244 perpustakaan digital di Indonesia yang tersebar secara geografis. Setiap perpustakaan memiliki infrastruktur, sistem, struktur database, aplikasi dan protokol yang berbeda. Dengan adanya keragaman ini mengakibatkan adanya kesulitan untuk saling berbagi sumber daya informasi antar perpustakaan. Lebih jauh lagi, hal ini menyebabkan keterlihatan (visibility) koleksi yang dimiliki masing-masing perpustakaan semakin berkurang. Bahkan walaupun pada umumnya perpustakaan digital di Indonesia telah bersifat open archieve namun masih banyak informasi yang tidak terlihat maupun tidak ditemukan oleh mesin pencari (searching engine) seperti Google. Hal ini ditunjukkan oleh posisi Indonesia yang menempati peringkat ke 12 se-Asia dengan jumlah dokumen yang terindeks oleh Scopus hanya sebanyak 13.047 dokumen (SciVerse Scopus, 2012). Sementara itu, data PDII menunjukkan bahwa sebanyak 7000 jurnal cetak terdaftar di Indonesia. Artinya dengan jumlah media jurnal sebanyak itu seharusnya jumlah publikasi ilmiah yang terindeks lebih banyak lagi. Untuk meningkatkan visibilitas informasi di Indonesia diperlukan suatu mekanisme standarisasi untuk keragaman stuktur basisdata, aplikasi dan protokol yang digunakan perpustakaan digital Indonesia. Penelitian ini merancang arsitektur Indonesia Digital Libraries –IDL yang mengintegrasikan semua perpustakaan digital di Indonesia. Arsitektur IDL ini diuji cobakan dengan menggunakan empat macam aplikasi open source perpustakaan digital dengan platform yang berbeda. Kemudian struktur database dan protokol juga diberikan standarisasi. Tahapan penelitian ini dimulai dengan membangun tesbed, desain arsitektur sistem dan pengujian untuk menunjukkan visibilitas dari informasi dari masing-masing aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencarian melalui sistem yang berbasis Arsitektur IDL lebih baik dibandingkan pencarian dari masing-masing perpustakaan digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kenaikan tingkat visibilitas sebesar 15% pada ujicoba yang dilakukan. Hal ini menunjukkan bahwa informasi yang tidak terlihat dan tidak ditemukan pada saat dicari secara serentak tanpa menggunakan arsitektur IDL, menjadi dapat ditemukan secara bersamaan setelah menggunakan arsitektur IDL.