Library Automation and Digital Archive
LONTAR
Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Indonesia

Pencarian Sederhana

Find Similar Add to Favorite

Call Number SK-2210 (Softcopy SK-1692
Collection Type Skripsi
Title Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Switching Intention dari Card Tap ke Quick Response (QR) Code Scan sebagai Metode Pembayaran Transportasi Kereta Rel Listrik (KRL)
Author Eba Br Ginting/ Riris Melissa Winona Togatorop/ Syndi Yohana Sitorus;
Publisher Depok: Fasilkom UI, 2023
Subject
Location FASILKOM-UI;
Lokasi : Perpustakaan Fakultas Ilmu Komputer
Nomor Panggil ID Koleksi Status
SK-2210 (Softcopy SK-1692 TERSEDIA
Tidak ada review pada koleksi ini: 51531
ABSTRAK Nama : Eba Br Ginting, Riris Melissa Winona Togatorop, Syndi Yohana Sitorus Program Studi : Sistem Informasi Judul Skripsi : Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Switching Intention dari Card Tap ke Quick Response (QR) Code Scan sebagai Metode Pembayaran Transportasi Kereta Rel Listrik (KRL) Pembimbing : Ave Adriana Pinem, S.Kom., M.Kom. Angka penggunaan transportasi KRL cukup tinggi dibandingkan transportasi umum lainnya. Metode pembayaran tiket KRL yang umum digunakan adalah tap card, namun mulai muncul metode pembayaran tiket KRL yang baru, yaitu QR code. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya penggunaan dompet digital di Indonesia. Peningkatan jumlah penggunaan metode pembayaran QR code dapat dilihat dari jumlah penggunaan pada salah satu penyedia layanan QR code, yaitu GoTransit, yang meningkat sebanyak 20 kali hanya dalam jangka waktu 1 bulan setelah diluncurkan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor yang memengaruhi niat beralih seseorang dari penggunaan tap card ke QR code sebagai metode pembayaran transportasi KRL dengan memanfaatkan teori Push Pull Mooring (PPM). Melalui framework ini, faktor-faktor yang memengaruhi niat beralih pengguna dikelompokkan menjadi tiga faktor, yaitu faktor yang mendorong (push), menarik (pull), dan menghambat (mooring). Responden pada penelitian ini berjumlah 605 responden yang setidaknya pernah menggunakan metode pembayaran tap card dan QR code. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor push, yaitu perceived risk dan faktor pull, yaitu application usefulness, ease of use, dan public influence, secara positif memengaruhi niat beralih dari penggunaan tap card ke QR code sebagai metode pembayaran tiket KRL. Sedangkan untuk faktor mooring ditemukan bahwa habit, past investments, dan perceived threats secara negatif memengaruhi niat beralih seseorang dari penggunaan tap card ke QR code dalam pembelian tiket KRL. Penelitian ini memberikan faktor baru yaitu perceived threats pada faktor mooring dan memberikan ide baru kepada penyedia layanan tap card, seperti menerapkan pemindahan atau pemblokiran saldo pada kartu yang hilang atau rusak dan kepada penyedia layanan QR code, seperti menambah promo yang diberikan, meningkatkan multifungsionalitas produk, dll. Kata Kunci: Transportasi KRL, Metode Pembayaran, Switching Intention, Push Pull Mooring, Partial Least Square-Structural Equation Modeling