Library Automation and Digital Archive
LONTAR
Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Indonesia

Pencarian Sederhana

Find Similar Add to Favorite

Call Number SK-0650 (Softcopy SK-131) Source Code SK-117
Collection Type Skripsi
Title Penerapan metode analytic hierarchy process dalam sistem penunjang keputusan untuk pemilihan asuransi
Author Fitria Rahma Sari;
Publisher Depok: Fasilkom UI, 2007
Subject Decision making
Location FASILKOM-UI;
Lokasi : Perpustakaan Fakultas Ilmu Komputer
Nomor Panggil ID Koleksi Status
SK-0650 (Softcopy SK-131) Source Code SK-117 TERSEDIA
Tidak ada review pada koleksi ini: 15706
Asuransi merupakan salah satu cara yang dipilih oleh masyarakat untuk mengendalikan berbagai macam risiko yang menimpa dirinya. Memilih produk asuransi membutuhkan proses pengambilan keputusan yang cukup rumit. Banyak faktor yang menjadi kriteria dalam memilih produk asuransi seperti brand image perusahaan asuransi, jaminan risiko yang diberikan, besarnya premi yang harus dibayarkan, dan lain sebagainya. Salah satu metode yang sesuai untuk digunakan dalam pengambilan keputusan ini adalah metode Analytic Hierarchy Process (AHP). AHP memiliki keunggulan karena dapat melakukan analisis secara simultan dan terintegrasi antara kriteria-kriteria, baik yang kualitatif maupun kuantitatif. Penelitian dalam tugas akhir ini dilakukan untuk mengetahui apakah metode AHP dapat digunakan dalam suatu sistem penunjang keputusan. Penelitian dilakukan dengan terlebih dahulu mengimplementasikan sebuah sistem penunjang keputusan yang berisi modul simulasi untuk memilih produk asuransi. Melalui modul simulasi tersebut, penulis ingin mengetahui akurasi solusi yang diberikan oleh metode AHP dalam membantu masyarakat memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan prioritas kriteria yang diinginkannya. Laporan tugas akhir ini berisi hasil penelitian mengenai penerapan metode AHP dalam suatu sistem penunjang keputusan. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa solusi yang diberikan oleh sistem cukup akurat dan mendekati kemampuan manusia dalam mengambil keputusan. Hal ini dapat dilihat melalui persamaan jawaban solusi yang diberikan oleh sistem dengan solusi yang diberikan oleh manusia untuk tiga dari lima buah kasus yang digunakan sebagai skenario pengujian sistem.