Library Automation and Digital Archive
LONTAR
Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Indonesia

Pencarian Sederhana

Find Similar Add to Favorite

Call Number SK-1061 (Softcopy SK-542) Souce Code SK-394
Collection Type Skripsi
Title Pembentukan behavior tree dari representasi semantik software requirement dalam SOU-KIF
Author Adani Aristy;
Publisher Depok : Fasilkom UI, 2012
Subject Behavior Tree
Location FASILKOM-UI;
Lokasi : Perpustakaan Fakultas Ilmu Komputer
Nomor Panggil ID Koleksi Status
SK-1061 (Softcopy SK-542) Souce Code SK-394 TERSEDIA
Tidak ada review pada koleksi ini: 37695
Pengembangan sistem untuk membangun subset dari Relational Behavior Trees, yaitu Behavior Treesdengan beberapa tambahan notasi, dari representasi semantik sebuah software requirement tertulis dalam sebuah jenis logika orde pertama yang dinamakan SUO-KIF telah dilakukan. Pembentukan Relational Behavior Trees secara otomatis dari representasi semantik software requirement dapat membantu proses behavior engineering dari sebuah software requirement. Untuk dapat menghasilkan Relational Behavior Trees informasi yang harus dimiliki representasi semantik tersebut diidentifikasikan dan aturan untuk memanfaatkan informasi tersebut dirancang. Identifikasi informasi dan rancangan pemanfaatannya diimplementasikan dalam sebuah sistem. Sistem disusun atas CELT yang melakukan analisa semantik pada kalimat bahasa inggris, Javacup generated parser yang menerima representasi semantik dan membentuk sebuah struktur data menengah yang berbentuk tree, dan pembentuk Relational Behavior Trees yang berkomunikasi dengan ontologi melalui Vampire theorem prover untuk memproses struktur data menengah menjadi sebuah Relational Behavior Trees dalam format XML. Pengujian dilakukan terhadap representasi semantik dari beberapa potongan software requirement yang dihasilkan secara manual maupun oleh CELT. Analisa dari hasil proses tersebut menunjukkan kesesuaian dengan model yang diinginkan jika representasi semantik yang dijadikan masukan mengandung informasi yang sesuai. Analisa juga menunjukkan bahwa sistem mengalami kesulitan dalam memodelkan beberapa masukan karena representasi yang dihasilkan oleh CELT kerap kali tidak sesuai dengan representasi semantik yang diharapkan oleh sistem sehingga tidak dapat diproses hingga menjadi Relational Behavior Trees yang utuh. Hasil ini memperlihatkan bahwa pemodelan secara automatis memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut hingga dapat menjadi alat yang dapat membantu system analyst.