Library Automation and Digital Archive
LONTAR
Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Indonesia

Pencarian Sederhana

Find Similar Add to Favorite

Call Number KA-485 (Softcopy KA-484) MAK KA-145
Collection Type Karya Akhir (KA)
Title Estimasi kebutuhan bandwith minimum untuk instansi Pemerintahan Indonesia
Author Cindy Wiana;
Publisher Jakarta : Program Studi Magister Teknologi Informasi Fasilkom UI, 2013
Subject Customer Behavior Model Graph
Location FASILKOM-UI-MTI;
Lokasi : Perpustakaan Fakultas Ilmu Komputer
Nomor Panggil ID Koleksi Status
KA-485 (Softcopy KA-484) MAK KA-145 Indonesia TERSEDIA
Tidak ada review pada koleksi ini: 41060
Bandwidth merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi kualitas dari aplikasi tersebut. Kurangnya bandwidth akan menyebabkan aplikasi memberikan respon yang lambat dan sering mengalami timeout. Sebaliknya bandwidth yang berlebihan tentunya tidak baik apabila dilihat dari sisi ekonominya. Instansi pemerintahan di Indonesia saat ini menggunakan beberapa ISP untuk memenuhi kebutuhan bandwidthnya sehingga tidak diketahui persis berapa sebenarnya bandwidth minimum yang dibutuhkan oleh lembaga tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan estimasi kebutuhan bandwidth untuk memprediksi bandwidth minimum yang sebenarnya dibutuhkan. Penelitian ini akan mengestimasi bandwidth minimum yang dibutuhkan oleh instansi pemerintahan di Indonesia. Metodologi penelitian adalah pemodelan perilaku pengguna dengan menggunakan Customer Behavior Model Graph (CBMG) untuk mengetahui model pengguna per kategori aplikasi. Model yang didapatkan selanjutnya dipetakan ke Model Beban Kerja untuk membantu proses estimasi Jumlah Kilobytes per halaman. Setelah model untuk estimasi Jumlah Kilobytes per halaman di dapatkan, tahapan selanjutnya adalah membandingkan 3 model estimasi bandwidth untuk menentukan model estimasi bandwidth apa yang akan digunakan untuk melakukan estimasi. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa jumlah kilobytes dan jumlah pengguna merupakan komponen yang harus ada di dalam melakukan estimasi bandwidth. Model terpilih selanjutnya dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dan model Jumlah Kilobytes yang sebelumnya telah dibuat.Model estimasi yang telah terbentuk selanjutnya digunakan untuk mengestimasi kebutuhan bandwidth minimum dari instansi yang menjadi objek penelitian. Hasil pengumpulan data menunjukkan lebih dari 70% aplikasi tidak memuat informasi publik yang cukup untuk dilakukan estimasi bandwidth, sehingga estimasi akan dilakukan pada aplikasi yang komponen bandwidthnya lengkap saja. Adapun hasil bandwidth yang didapatkan dari 1 6 Aplikasi yang dapat di estimasi di setiap instansi bervariasi di antara 0.003 22.944 Mbps bergantung dari Jumlah Kilobytes dan jumlah pengguna aplikasi tersebut.